Media Cyber Indonesia

Gubernur Sumsel Herman Deru saat mengahadiri Seleksi Tilawati Qur'an dan Hadist (STQH) XXVII Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2023 (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
Caption Foto : Gubernur Sumsel Herman Deru saat mengahadiri Seleksi Tilawati Qur’an dan Hadist (STQH) XXVII Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2023 (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

STQH XXVII Tingkat Provinsi Sumsel 2023: Herman Deru Mewujudkan Sumsel Religius

PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru terus menunjukkan komitmennya dalam menjadikan Sumsel sebagai daerah yang religius. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penyelenggaraan Seleksi Tilawati Qur’an dan Hadist (STQH) XXVII Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2023.

Acara ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat qori dan qori’ah yang berpotensi untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

STQH ini melibatkan peserta dari berbagai kategori, mulai dari tingkat junior hingga senior. Gubernur Herman Deru, saat membuka acara STQH XXVII tingkat provinsi di Taman Olahraga Megang Kota Lubuklinggau, mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar kafilah Sumsel dapat bersaing di tingkat internasional.

Ia juga menyebut bahwa prestasi Sumsel dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional telah meningkat, dan hal ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang.

Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari upaya serius semua pihak, termasuk keberhasilan program “satu desa satu rumah tahfidz” yang digagasnya. Melalui STQH ini, potensi para qori dan qori’ah akan terlihat dan bimbingan dari para ustad dan ustadzah akan membantu mereka melebihi target yang telah ditentukan.

Meskipun pencapaian prestasi dalam MTQ sangat penting, Herman Deru menekankan bahwa ada target yang lebih penting yaitu target keimanan dan ketaqwaan.

Bagi Gubernur Herman Deru, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pembangunan mental dan spiritual umat Muslim melalui bimbingan ulama dan tokoh agama.

Selain itu, Gubernur Herman Deru berharap STQH ini dapat memupuk semangat kompetisi bagi para qori dan qori’ah.

Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe, menambahkan bahwa STQH ini merupakan upaya untuk membangun akhlak spiritual masyarakat di tengah perkembangan zaman yang pesat.

Ia berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas akhlak masyarakat dan menjadi bagian dari syiar agama.

STQH XXVII Tingkat Provinsi Sumsel diikuti oleh 17 kabupaten dan kota di Sumsel. Para qori dan qori’ah yang terpilih akan mewakili Sumsel dalam MTQ tingkat nasional.

Selain membuka acara STQH, Gubernur Herman Deru juga melantik Dewan Hakim STQH XXVII. Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh dan pejabat penting, termasuk anggota DPRD Sumsel, Kakanwil Kemenag, dan Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau.***

About The Author