Media Cyber Indonesia

Gubernur Sumsel Herman Deru di acara Pertemuan Ilmiah HISFARSI PP IAI 2023 (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
Caption Foto : Gubernur Sumsel Herman Deru di acara Pertemuan Ilmiah HISFARSI PP IAI 2023 (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Herman Deru Buka Pertemuan Ilmiah HISFARSI PP IAI 2023

PALEMBANG – Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, secara resmi membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Seminaris Farmasi Rumah Sakit (HISFARSI) PP IAI 2023 di Hotel Novotel pada hari Kamis (25/5/23).

Dalam acara tersebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada para apoteker yang jarang mendapatkan perhatian yang layak.

Menurut Gubernur, pertemuan dan Munas ini merupakan momen yang tepat untuk memperkenalkan dan mempromosikan peran apoteker yang selama ini terlupakan.

Dia mengibaratkan peran apoteker dalam film, di mana mereka bukan pemeran utama sehingga jarang mendapat sorotan.

Oleh karena itu, Gubernur sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan pengakuan yang pantas kepada apoteker.

“Ibarat dalam sebuah film, apoteker ini bukan pemeran utama jadi saat film itu terkenal mereka juga tidak terkespose. Karena itu melalui acara inilah peran apoteker ini kita kenalkan dan promosikan. Oleh karena itu Saya mengapresiasi sekali kegiatan ini,” ungkapnya.

Gubernur juga mengajak para apoteker untuk menjalankan visi misi yang sejalan dengan Kementerian Kesehatan dalam mengutamakan penanganan secara preventif.

Dia mengimbau para apoteker untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat guna mencegah penyakit.

Gubernur juga mengusulkan kolaborasi antara apoteker dan pemerintah dalam hal ini.

Dalam akhir sambutannya, Gubernur berharap bahwa Pertemuan Ilmiah dan Musyawarah Nasional ini akan mendorong kemajuan dan kontribusi nyata profesi apoteker dalam dunia kesehatan yang lebih baik di masa depan.

Dia menekankan bahwa saat ini masyarakat semakin menyadari haknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan terintegrasi dari semua tenaga kesehatan yang terlibat.

Selain itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Dita Novianti Sugandi Argadiredja, S.Si., Apt., MM., menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan sedang melakukan transformasi layanan kesehatan melalui 6 pilar, salah satunya adalah layanan rujukan.

Dia berharap apoteker di rumah sakit dapat memberikan akses dan layanan kefarmasian yang mendukung layanan di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan juga sangat mendukung acara PIT ini dengan harapan bahwa apoteker dapat mengembangkan praktik kefarmasian yang lebih baik di masa depan dan meningkatkan standar kefarmasian di rumah sakit.

Acara tersebut diawali dengan penekanan layar, pemberian plakat kepada Gubernur Sumsel, penyerahan penghargaan kepada PT. Dexa Medika, serta pengguntingan pita dan peninjauan oleh Gubernur.

Hadir dalam kesempatan tersebut yakni Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Apt. Noeffendri Roestam, S.Si, Ketua Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit ( HISFARSI) Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), Apt. Amrizal Marzuki, M.Kes. MARS, Ph.D, Ketua HISFARSI PP IAI Provinsi Sumsel Apt. Dra. Citra Willia Agus. M.Kes, Ketua Pengurus Daerah (PD) IAI Sumsel Apt. Dedi Trisaputra. S.Far.***

About The Author