Media Cyber Indonesia

Caption Foto : Gubernur Herman Deru saat menyapa warga di acara pengajian Akbar Ahad Pon Yayasan Idarotul Hidayah di Ponpes Romadhon Desa Kotabaru Barat, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Peran GSMP dalam Mengendalikan Inflasi dan Menurunkan Stunting di Sumsel

PALEMBANG – Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), yang diinisiasi oleh Gubernur Herman Deru dan diluncurkan pada akhir tahun 2021, telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengendalikan inflasi dan menurunkan angka stunting di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Untuk meningkatkan pengendalian inflasi dan penurunan stunting yang lebih baik, Gubernur Herman Deru mengajak kaum perempuan, terutama ibu rumah tangga, untuk giat menerapkan program GSMP di lingkungan rumah mereka.

Gubernur Deru menjelaskan, “Misalnya, jika sebelumnya di rumah ibu-ibu memiliki sepuluh pot bunga, sekarang itu bisa digeser. Lima pot digunakan untuk menanam cabai, bawang, tomat cherry, dan lainnya. Jadi, jika suatu saat membutuhkannya, tidak perlu membeli lagi. Semua itu bisa ditanam di pekarangan rumah.” (13/06/23).

Tidak hanya berperan dalam mengendalikan inflasi, peran kaum ibu juga sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda. Sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, peran ibu sangat vital dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas, terutama dalam menghadapi bonus demografi dua dekade mendatang.

Oleh karena itu, Gubernur Deru berharap bahwa para ibu, sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, dapat memberikan bekal ilmu yang cukup, baik ilmu pengetahuan umum maupun ilmu agama.

“Terima kasih kepada para ibu, berkat peran mereka, angka stunting kita turun drastis hingga 6%. Bahkan, Sumsel masuk dalam 10 provinsi terbaik dalam pengendalian inflasi. Ini semua berkat peran ibu-ibu,” jelasnya.

Program GSMP yang berhasil dalam mengendalikan inflasi dan menurunkan stunting juga membuat Gubernur Herman Deru mendapatkan Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI, Joko Widodo, yang disematkan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo. Selain itu, Gubernur Deru juga menerima penghargaan Abdhi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama.

“Dalam sejarah, baru ada dua gubernur yang menerima penghargaan ini. Ini adalah penghargaan untuk kita semua. Saya menerima penghargaan ini atas nama kita semua,” tambahnya.

Dalam acara pengajian akbar di Ponpes Romadhon Desa Kotabaru Barat, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur pada hari Ahad Pon, Gubernur Herman Deru mengungkapkan bahwa penyelenggaraan pengajian tersebut memberikan banyak makna dan manfaat. Selain itu, pengajian ini juga menjadi momen untuk bersilaturahmi antar warga Kecamatan Martapura.

Gubernur Deru berharap agar pengajian ini dapat membuat kita selalu bersyukur, karena kita masih bisa mengikuti pengajian tersebut dengan kesehatan dan kekuatan.

Ketua Yayasan Idarotul Hidayah, Muhammad Rosidi, menyatakan bahwa yayasan ini melalui Pengajian Ahad Pon terus berupaya membantu mensejahterakan masyarakat setempat. Dengan memakmurkan pengajian Ahad Pon, yayasan ini turut meningkatkan perekonomian wilayah sekitar.

“Sejak didirikan beberapa tahun lalu, alhamdulillah pengajian ini masih eksis dan mandiri. Kami bahkan sudah membantu ratusan anak yatim piatu. Semoga pengajian ini semakin berkembang lebih baik ke depannya,” tutupnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator ICSB Wilayah Sumsel, Hj. Samantha Tivani B.Bus. M.IB, Kepala Kesbangpol Provinsi Sumsel, Alfadjeri Zabidi, Bupati OKU Timur, Lanosin, dan sejumlah Forkopimda di lingkungan Pemkab OKU Timur.***

About The Author