vaksin kedaluwarsa
Wamenkes Ungkap Nasib 40,2 Juta Vaksin COVID-19 Kedaluwarsa, Bakal Dimusnahkan
- Advertisements -
lustrasi bawang puting, obat alami pembengkakan kelenjar getah bening. ANTARA FOTO/Arnas Padda/YU/wsj. Baca selengkapnya di artikel “6 Obat Alami Atasi Masalah Pembengkakan Kelenjar Getah Bening”, https://tirto.id/ejKM

6 Obat Alami Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Share on twitter
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram

Versanews – Obat kelenjar getah bening secara alami untuk mengobati gejala pembengkakan kelenjar getah bening sebenarnya mudah dijumpai di sekitar lingkungan. Menurut dokter, terdapat 6 bahan yang dapat digunakan. Bagaimana cara mengonsumsinya?

Kelenjar getah bening merupakan struktur kecil berbentuk kacang yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Kelenjar getah bening menyaring zat-zat yang bergerak melalui cairan limfatik, dan mereka mengandung limfosit (sel darah putih) yang membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.

Dilansir dari Tirto.id, (18/05), yang melansir Healthline, kelenjar getah bening dapat ditemukan di banyak daerah bawah kulit termasuk di ketiak, bawah rahang, kedua sisi leher, kedua sisi pangkal paha, dan di atas tulang selangka.

Mengapa Kelenjar Getah Bening Membengkak?

Kelenjar getah bening dapat mengalami pembengkakan sebagai respons terhadap penyakit, infeksi, atau stres.

Pembengkakan kelenjar getah bening adalah salah satu tanda bahwa sistem limfatik bekerja untuk membersihkan tubuh dari sel-sel yang bertanggung jawab.

Dikutip dari Medical News Today, banyak kondisi yang menyebabkan kelenjar getah bening membengkak, terutama kelenjar di kepala dan leher.

Kondisi-kondisi ini termasuk kelainan autoimun, jenis kanker tertentu, dan infeksi umum, seperti flu. Obat-obatan tertentu, seperti antimalaria dan obat anti kejang, juga dapat menyebabkan pembengkakan.

Kebanyakan orang memiliki limfadenopati terlokalisasi, yaitu hanya kelenjar getah bening di satu area tubuh yang membengkak.

Ketika lebih dari satu daerah membengkak, ini disebut limfadenopati menyeluruh, dan biasanya menandakan penyakit sistemik, atau seluruh tubuh, yang mungkin memerlukan perhatian medis.

Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya akan hilang begitu infeksi sembuh. Pembengkakan juga dapat hilang ketika orang tersebut minum obat yang diresepkan, seperti antibiotik atau antivirus.

Obat Kelenjar Getah Bening

Namun, selain menggunakan obat kimia, gejala pembengkakan kelenjar getah bening juga dapat diatasi dengan obat alami.

Berikut beberapa obat alami untuk mengobati gejala pembengkakan kelenjar getah bening menurut Dr. Axe:

1. Bawang putih

Studi menunjukkan bahwa bawang putih mentah, khususnya senyawa kimia yang ditemukan dalam bawang putih seperti allicin, sangat efektif membunuh mikro organisme yang tak terhitung jumlahnya yang bertanggung jawab atas infeksi umum dan infeksi langka.

Antimikroba, antivirus, dan antijamur bawang putih dapat membantu meredakan infeksi yang menyebabkan limfadenitis.

Cara mengkonsumsi bawang putih, hancurkan dan makan 2 hingga 3 siung bawang putih mentah setiap hari sampai infeksi hilang.

Memotong bawang putih juga mengaktifkan enzim allinase di dalam sel bawang putih, yang menghasilkan allicin yang membantu mengobati infeksi.

2. Madu Manuka

Madu Manuka menunjukkan aktivitas bakterisidal yang signifikan terhadap bakteri resisten antibiotik yang menyebabkan infeksi serius, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Pasifik Asia untuk Biomedis Tropis.

Para peneliti berpendapat bahwa karena madu Manuka, dan bahkan madu mentah, memiliki tingkat pH rendah dan kadar gula yang tinggi, maka dapat menghambat pertumbuhan mikroba.

Madu Manuka khususnya dapat menghentikan pertumbuhan bakteri di seluruh tubuh dan membantu mengobati infeksi bakteri yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening.

Carilah Madu Manuka yang memiliki peringkat UMF10 atau lebih tinggi. Peringkat ini menjamin bahwa madu memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan dan diakui oleh perusahaan berlisensi di Selandia Baru.

Peringkat UMF sebenarnya menguji kinerja antibakteri madu dan membandingkannya dengan fenol, desinfektan.

3. Cuka apel

Asam asetat dalam cuka apel memiliki kemampuan unik untuk membunuh bakteri berbahaya dan mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan.

Hal ini menjadikan cuka apel sebagai antibiotik alami yang membantu mengobati infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Cuka apel dapat digunakan sebagai tonik limfatik yang membantu mendetoksifikasi tubuh dan meningkatkan drainase limfatik.

Ini akan membantu kelenjar getah bening untuk melindungi tubuh terhadap penyakit dan melawan bakteri.

Untuk mengobati infeksi yang dapat menyebabkan gejala limfadenitis, ambil 2 sendok makan cuka apel dalam satu gelas air tiga kali sehari.

Dapat pula dengan merendam kain cuci bersih dalam cuka apel dan mengoleskannya ke kelenjar getah bening yang meradang.

4. Vitamin C

Vitamin C dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

Vitamin C juga mengurangi kemungkinan mengembangkan komplikasi dari infeksi, seperti limfadenitis. Sebab kelenjar getah bening yang membengkak adalah tanda infeksi yang sudah ada dalam tubuh.

Anda bisa mendapat asupan vitamin C melalui makanan seperti nanas, kangkung, jeruk bali, stroberi, jeruk dan pepaya.

5. Minyak Oregano

Sebuah studi di 2016 yang diterbitkan dalam Frontiers in Microbiology menunjukkan bahwa minyak oregano memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap beberapa strain bakteri yang kebal antibiotik.

Minyak oregano menunjukkan efek bakterisidal terhadap semua 17 strain yang diuji. Minyak oregano juga efektif melawan infeksi virus dan jamur.

Manfaat minyak oregano lebih baik dari antibiotik resep karena tidak seperti antibiotik, menggunakan minyak oregano untuk mengobati infeksi tidak datang dengan efek samping yang berbahaya, seperti membersihkan usus bakteri sehat dan mengurangi gangguan pencernaan.

Untuk mengobati infeksi yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening, minumlah minyak oregano dengan mengencerkan terlebih dahulu menggunakan air atau campur dengan minyak kelapa.

6. Kompres dengan air dingin

Mengompres dengan air dingin ke area yang meradang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Lakukan selama 10 hingga 15 menit beberapa kali sehari sampai pembengkakan berkurang.

Menambahkan 1 hingga 2 tetes minyak pohon teh ke kompres juga akan membantu melawan infeksi yang menyebabkan limfadenitis.

Share on twitter
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram

MOST VIEWED !

Jual di Mall Harganya Murah, Rame Ya!
Jual di Mall Harganya Murah, Rame Ya!
Versanews, Palembang – Makanan khas Japan ramen ternyata ada yang harganya murah alias terjangkau....
Berniat Rintis Bisnis Kuliner, Simak Saran Pelaku Usaha Berikut
Berniat Rintis Bisnis Kuliner, Simak Saran Pelaku Usaha Berikut
Jakarta – Ada satu elemen penting yang perlu diperhatikan ketika hendak atau sedang membangun bisnis...
Mencuci Buah dan Sayur, Perlukah? Ini Kata Ahli
Mencuci Buah dan Sayur, Perlukah? Ini Kata Ahli
Jakarta: Pejabat kesehatan federal melaporkan 48 juta orang menjadi sakit akibat penyakit bawaan makanan...
Kopi Espreso Terkait dengan Kolesterol Tinggi? Benarkah
Kopi Espreso Terkait dengan Kolesterol Tinggi? Benarkah
Jakarta: Sebuah studi mengatakan bahwa minum kopi espreso dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol...
Resep Ayam Geprek Rumahan, Enak dan Praktis
Resep Ayam Geprek Rumahan, Enak dan Praktis
Ayam geprek menjadi salah satu menu masakan praktis yang kini semakin banyak diminati masyarakat. Level...
Artis (Citayem Fashion Week (CFW) Bonge
Ikutan Jakarta Fashion and Food Festival Bonge Makin Mentereng

LATEST NEWS

Pura-pura Jadi Penumpang, Pria Ini Todong Ojol
Di Palembang Ternyata Ada Yayasan Sampah Amal Nusantara
Deru Lantik Pengkab Pordasi Muba, Gali Potensi Atlet Berkuda di Daerah
Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Puji Langkah Herman  Deru
Diduga Keracunan Asap Genset, Karyawan Indomaret Meninggal Didalam Toilet
Pemkot Palembang Dorong Percepatan TPAKD
Berhasil Tekan Inflasi, Provinsi Sumsel Raih Reward DID Rp.10,32 Miliar dari Kemenkeu RI
Herman Deru Dapat Dukungan Insan Pers Sukseskan Program GSMP

OTHER POST

Pria ini nekat todong driver ojek online
Pura-pura Jadi Penumpang, Pria Ini Todong Ojol
Versanews, Palembang – Penumpang ojek online (Ojol) todong handphone driver...
Yayasan Sampah Amal Nusantara saat audensi ke Pemkot Palembang
Di Palembang Ternyata Ada Yayasan Sampah Amal Nusantara
Versanews, Palembang – Selain Pemerintah, perhatian terkait tingginya jumlah...
Gubernur Sumsel Herman Deru lantik Pordasi Muba
Deru Lantik Pengkab Pordasi Muba, Gali Potensi Atlet Berkuda di Daerah
Versanews, MUBA – Dalam lawatannya ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam...
Launching Progran Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) di OKU Timur
Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Puji Langkah Herman Deru
Versanews, OKU Timur – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) hadir langsung...
Pura-pura Jadi Penumpang, Pria Ini Todong Ojol
Versanews, Palembang – Penumpang ojek online (Ojol) todong handphone driver dengan pura-pura menjadi penumpang menggunakan senjata tajam. Alhasil...
Di Palembang Ternyata Ada Yayasan Sampah Amal Nusantara
Versanews, Palembang – Selain Pemerintah, perhatian terkait tingginya jumlah sampah di kota Palembang juga menjadi perhatian dari berbagai kalangan,...
Deru Lantik Pengkab Pordasi Muba, Gali Potensi Atlet Berkuda di Daerah
Versanews, MUBA – Dalam lawatannya ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam rangka HUT ke 66 Kabupaten Muba, Gubernur Sumsel H Herman Deru berkesempatan...
Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Puji Langkah Herman Deru
Versanews, OKU Timur – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) hadir langsung pada Launching Progran Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik)...
Diduga Keracunan Asap Genset, Karyawan Indomaret Meninggal Didalam Toilet
Versanews, Palembang – Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam toilet tempat ia bekerja diduga keracunan gas monoksida (asap) dari genset...
Pemkot Palembang Dorong Percepatan TPAKD
Versanews, Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mendorong Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam mengoptimalisasikan...